Implementasi Metode Clustering Data Pemasaran Digital Terhadap Pendapatan Umkm Kuliner Di Kota Makassar
Penelitian ini mengkaji implementasi metode clustering data pemasaran digital pada pendapatan UMKM kuliner di Kota Makassar dengan menggunakan metode K-Means. Penelitian ini menemukan bahwa UMKM Kuliner yang menggunakan 2 hingga 4 platform media sosial cenderung memiliki pendapatan yang lebih tinggi, berkisar antara Rp 3.000.000 hingga Rp 4.000.000, dibandingkan dengan UMKM Kuliner yang hanya menggunakan 1 hingga 2 platform, dengan pendapatan antara Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan yang cukup kuat antara jumlah platform media sosial yang digunakan dan pendapatan bulanan, serta terdapat korelasi dalam kategori rendah antara jumlah postingan media sosial dan pendapatan. Temuan ini menekankan pentingnya penggunaan multi-platform media sosial dan konsistensi posting sebagai strategi pemasaran digital yang efektif.