Prodi Bisnis Digital UNM Gelar Diskusi Perdana "BE TALK", Bedah MBG dan Koperasi Merah Putih dari Tiga Perspektif
Program Studi Bisnis Digital , Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar forum diskusi perdana bertajuk "BE TALK" di Ruang Program Studi Bisnis Digital, Selasa (9/6/2026).
Diskusi perdana tersebut mengusung tema “Government Program on View: Capitalism, Socialism, and Religion”, acara ini membedah kebijakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
Diskusi akademik yang berlangsung interaktif ini dipadati oleh civitas akademika Jurusan Bisnis dan Kewirausahaan UNM, yang terdiri dari jajaran dosen, mahasiswa, hingga alumni.
Dalam prespektif isu sosialisme dengan merujuk pada buku Socialism in Power karya Roland Boer, serta mengontekstualisasikan program Koperasi Merah Putih dengan konsep koperasi murni yang digagas oleh Bapak Bangsa, Bung Hatta yang dibawakan oleh Syahril, Dosen FEB UNM.
Narasumber Nur Isra Ahmad, meninjau kedua program tersebut melalui perspektif agama (religion). Ia menggunakan pisau analisis lima pilar Maqashid Shariah (tujuan syariat Islam) untuk menilai secara komprehensif letak urgensi dan kemaslahatan Program Makan Bergizi Gratis serta Koperasi Merah Putih bagi masyarakat.
Dalam sudut pandang kapitalisme dibedah oleh Syamsu Alam. Dalam pemaparannya, Syamsu Alam menggunakan pendekatan teori Mazhab Austria (Austrian School of Economics) untuk menelaah sejauh mana intervensi negara dan efisiensi pasar bekerja dalam program MBG serta Koperasi Merah Putih.
Sesi tanya jawab dalam diskusi diwarnai beragam tanggapan baik dari sisi pro maupun kontra terkait kebijakan tersebut. Alih-alih menjadi pembatas, silang pendapat di antara hadirin justru disambut baik sebagai ruang diskusi.
Antusiasme yang tinggi serta tajamnya diskursus, pihak pelaksana dari Program Studi Bisnis Digital UNM merencanakan "BE TALK" untuk dijadikan agenda rutin. Forum ini diharapkan dapat terus menjadi wadah dialektika akademik yang merespons isu-isu kebijakan publik secara ilmiah dan multiperspektif.